Permalink
i really hate this this time. kenapa sih lagi-lagi kayak gini -__________-“
gini ya, gw tau bener berada di posisi dia itu kayak gimana, jadi gw juga TAU BENER isi otak dan hatinya itu gimana. ada 2 hal yang membuat gw bisa tau apa yang dia rasakan.
pertama, gw juga cewek. gw tau bener kelakuan-kelakuan cewek yang sekarang lagi dia lakukan itu ‘mengarah’ ke mana. smsin cowok dengan frekwensi yang sering, nanya-nanya hal gk penting, cari-cari topik pembicaraan biar bisa ngobrol, sok-sokan mau curhat ato nanya-nanya tentang ini itu, itu semua adalah CARA seorang cewek yang PENGEN terus-terusan deket sama seorang cowok. it’s not normal! gk ada yang namanya hal-hal kayak begitu yang bisa dibilang ‘biasa aja’. it’s more than usual.
kedua, gw juga suka ngasih hadiah lukisan buat orang. JUST TO LET YOU KNOW, seorang cewek yang JARANG banget ngasih hadiah berupa hasil lukisan dia di kavas buat orang lain, SEKALINYA dia ngasih hadiah berupa lukisan di kanvas buat orang lain, berarti orang itu SPESIAL BANGET buat dia. ya, karna gw juga seorang pelukis di kanvas, tapi sangat jarang gw bisa menghasilkan lukisan di atas kanvas. bisa-bisa cuman setaun sekali, dan sekalinya HASIL LUKISAN YANG JARANG itu gw kasih ke orang lain, berarti orang itu spesiaaaaaaaaaal banget buat gw. apalagi cewek yang BARU PERNAH BUAT LUKISAN DI KANVAS 2X, DAN YANG KEDUA ITU DIKASIH BUAT COWOK. HE MUST BE SO FCKING SPECIAL FOR HER. and it’s NOT NORMAL! can you stop saying “biasa aja kok”??????
don’t be blind! jangan sok gk tau apa yang terjadi deh.
gini loh ya, MEMILIKI PERASAAN SUKA KE COWOK ORANG itu sih hak dia, ngarep suatu saat bisa jadian sama cowok orang itu hak dia, dia yang punya perasaan, dia yang melakukannya. tapi tolong dong, walaupun dia GK BISA MENGHENTIKAN kebiasaan dan kelakuannya itu, tapi anda bisa kan mengontrol-nya?
gw gk bilang kalo harus stop komunikasi sama sekali kayak ke mantan anda, tapi ya keadaan ini kalo gk dikendalikan ujung-ujungnya juga bakal sama aja.
paling enggak, tolong lah, frekwensinya bisa kan dikendalikan? anda yang ditanya, anda yang nerima sms/bbm, berarti anda yang memutuskan untuk membalasnya atau tidak. anda juga bisa memutuskan untuk menjawab yang seperti apa, menjawab yang memancing ke percakapan lebih panjang atau menjawab singkat-singkat seperlunya. ya, anda yang MEMUTUSKAN. dan anda yang bisa MENGONTROL hal itu.
kecuali, anda memang gk meng-ingin-kan membatasi diri atau menjaga diri anda untuk saya, ya kalau memang begitu kita perlu bicara lebih serius lagi mengenai ke depannya bagaimana. karna saya tidak mau, dan tidak terima dengan kondisi seperti ini. saya sudah susah-susah menjaga diri saya, menghindari “kontak-kontak” yang tidak diperlukan with another man, dan saya kira itu tidak adil bila anda tetap seenaknya.
gk perlu terjadi lagi kan kejadian rebut hp dan periksain isi sms/bbm yang berujung pertengkaran? saya harap anda bisa berfikir dan bijaksana.